Anjing Gembala Belanda dan Hipotiroidisme: Kenali dan tangani dengan benar

Pertanyaan pemilik anjing

"Hai! Anjing Gembala Belanda saya, Bruno, baru-baru ini mengalami kelebihan berat badan, terlihat lelah dan bulunya berubah – menjadi kusam dan tipis. Saya telah mendengar bahwa hipotiroidisme umum terjadi pada ras ini. Gejala apa yang harus saya waspadai dan apa yang dapat saya lakukan jika Bruno menderita hipotiroidisme?"

Jawaban dokter hewan

"Hai! Senang sekali Anda telah mengangkat masalah ini dan peduli dengan kesehatan Bruno. Dutch Sheepdog rentan terhadap hipotiroidisme, yaitu suatu kondisi di mana kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon yang cukup.

Gejala hipotiroidisme meliputi kelelahan, penambahan berat badan, perubahan kualitas bulu – seperti hilangnya bulu, warna kusam atau ketipisan – serta kepekaan terhadap dingin dan kelesuan.

Tampaknya gejala kenaikan berat badan, kelelahan, dan perubahan bulu yang dialami Bruno memang merupakan indikasi hipotiroidisme.

Anjing Gembala Belanda 4

Jika Anda mencurigai adanya hipotiroidisme, penting untuk menemui dokter hewan sesegera mungkin!

Dokter hewan dapat melakukan tes darah untuk mendeteksi kadar hormon tiroid pada Bruno dan memastikan diagnosisnya.

Jika Bruno menderita hipotiroid, dokter hewan mungkin akan meresepkan terapi penggantian hormon, yang mungkin harus dikonsumsi anjing Anda seumur hidupnya.

Terapi penggantian hormon akan membantu menormalkan kadar hormon tiroid, yang akan meringankan gejala dan meningkatkan kesehatan Bruno.

Penting untuk diketahui bahwa hipotiroidisme biasanya dapat diobati dengan baik dan anjing seperti Bruno dapat hidup normal dan sehat dengan perawatan yang tepat.

Saya harap ini dapat membantu dan Bruno akan segera sembuh!"

>>  Masalah Pernapasan pada Bulldog Inggris: Bagaimana kita dapat membantu teman berkaki empat kita?